
LIMBOTO – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada tanggal 15 Januari 2026 yang juga hari terakhir perbaikan/penginputan nilai di SIAKAD. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni pengumuman nilai dan kelulusan, namun menjadi simbol berakhirnya siklus belajar di semester ganjil sekaligus garis start untuk menghadapi tantangan di semester genap mendatang.
Acara yang dilaksanakan di Aula FITK Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo ini dibuka oleh Wakil Dekan 3 FITK, Dr. Hasyim Wantu, M.Pd., yang mewakili Dekan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa evaluasi hasil belajar melalui yudisium adalah bahan bakar untuk meningkatkan performa di semester baru.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mahasiswa selama semester ganjil, Program Studi memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi. Penyerahan sertifikat untuk 3 besar di masing-masing angkatan dilakukan oleh Wakil Dekan 1, Dr. Burhanuddin Mantau, M.Pd.
“Penghargaan ini adalah pengingat bahwa hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Bagi yang meraih prestasi, pertahankan di semester genap. Bagi yang belum, semester baru adalah lembaran putih untuk menuliskan cerita sukses yang lebih baik,” ujar Dr. Burhanuddin dalam sambutannya.
Menandai kesiapan mahasiswa memasuki semester genap, Dr. Zohrawaty Hiola, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah yang mendalam mengenai ekoliterasi dalam pembelajaran IPA Islami. Orasi ini diharapkan menjadi bekal intelektual bagi mahasiswa dalam mengambil mata kuliah lanjutan di semester genap, khususnya yang berkaitan dengan praktikum dan inovasi pembelajaran.
Ketua Program Studi PGMI, Asriyati Nadjamuddin, M.Pd., menjelaskan bahwa setelah yudisium ini, seluruh civitas akademika PGMI akan langsung melakukan persiapan administratif untuk perkuliahan semester genap.
“Yudisium ini adalah pintu keluar dari semester ganjil yang penuh dinamika dan pintu masuk menuju semester genap yang lebih menantang. Kami berharap mahasiswa menggunakan waktu jeda ini untuk mengevaluasi diri agar di semester genap nanti, motivasi belajar semakin meningkat dan target lulus tepat waktu tetap terjaga,” ungkap Ibu Asriyati.
Sekretaris Prodi, Miftha Huljannah, M.Pd., mengingatkan mahasiswa untuk segera menyelesaikan administrasi dalam hal ini pembayaran UKT dan
memantau jadwal pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) untuk semester genap. Beliau menegaskan bahwa kelancaran administrasi pasca-yudisium sangat menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menempuh semester berikutnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menandai rasa syukur atas pencapaian di semester ganjil dan memohon kelancaran untuk seluruh agenda akademik di semester genap 2025/2026.
